Jumat, 04 Maret 2022

Mengenal Self Love Lewat Buku Semeleh


Kalian pernah dengar istilah Self Love?

Self love sendiri dapat diartikan sebagai mencintai diri sendiri. Tujuannya tentu saja untuk membahagiakan diri. Hal ini bisa meliputi dua hal :

  • Menerima diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangan
  • Memperlakukan diri sendiri dengan baik dan apa adanya.

Akhir-akhir ini istilah Self Love sedang naik daun. Fenomena ini terjadi seiring dengan mulai tingginya tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental. Salah satunya adalah komunitas penulis dan menulis Ibu Ibu Doyan Nulis (IIDN)

Beberapa waktu belakangan ini IIDN menggelar banyak kegiatan yang fokus pada pentingnya kesehatan mental. Salah satunya adalah lewat buku Semeleh. Buku yang ditulis oleh beberapa orang, baik anggota IIDN sendiri dan juga para pakar, menghadirkan cerita pengalaman para penulis saat melewati masa-masa sulit dalam hidupnya. Selain itu, di buku ini motivasi dari para pakar untuk menjaga kesehatan mental, salah satunya adalah Self Love.

Semeleh tidak hanya hadir dalam bentuk buku, tapi ada juga kelas online-nya juga. Kebetulan beberapa hari lalu, aku berkesempatan mengikuti salah satu sesi kelas online tentang Self Love bersama Bunda Artha Julie Nava. Beliau adalah salah satu coach yang mengawal Semeleh.

 

Lantas, Apa Pentingnya Self Love?

Dahulu, banyak orang yang kurang menyadari akan pentingnya Self Love, atau bahkan mereka tidak tahu sama sekali bahwa mencintai diri sendiri itu boleh dan gak salah, lho. Menurut Bunda Artha, ada beberapa hal yang melatar belakangi fenomena ini.

  • Tuntutan Sosial. Banyak dari kita yang secara sadar atau tidak lebih sering mengikuti apa yang orang lain inginkan. Kamu harus ini itu ono unu. Atau … kamu tidak boleh begini dan begitu.
  • Ketidak Seimbangan Hidup. Kita mati-matian mengubah diri sendiri demi memenuhi harapan orang lain dan merasa bersalah jika gagal memenuhi keinginan mereka. Bahkan ada dari kita yang terlalu fokus pada orang lain sampai lupa mengurus diri sendiri.
  • Penolakan pada Diri Sendiri. Yang banyak terjadi adalah kita terus merasa tidak sempurna, menuntut berlebihan terhadap diri sendiri, dan sering membandingkan diri dengan orang lain. Kalian sering seperti ini juga, gak?

Semua kejadian di atas tentu tidak asing ya dalam keseharian kita. Hal ini membuat kita terus merasa kurang, lalu insecure. Lebih jauh lagi, karena tekanan ini terjadi terus menerus, akhirnya menjadikan kita stress. Di sinilah pentingnya Self Love.

  • Mengerti tentang Diri Sendiri. Self love membantu kita mengenali diri sendiri, baik itu kekurangan dan kelebihan. Termasuk hal-hal sederhana seperti impian kita, makanan favorit, dll. Dengan mengerti dan mengenal diri sendiri kita bisa membuat banyak keputusan tegas untuk diri sendiri.
  • Memperlakukan Diri Sendiri Sama Baiknya dengan Saat Memperlakukan Orang Lain. Orang yang memiliki Self Love yang tinggi akan berusaha berkata dan bersikap baik. Dia memiliki kontrol atas dirinya. Dia tahu bagaimana tidak nyamannya disakiti, karenanya dia tidak akan berusaha menyakiti orang lain.
  • Menerima Seluruh Pengalaman Hidup Baik dan Buruk tanpa Syarat. Self love menyadarkan kita bahwa tidak ada manusia sempurna di dunia ini. Pengalaman baik dan buruk dalam hidup, termasuk keberhasilan dan kegagalan adalah pelajaran hidup sebagai bagian dari pendewasaan.
  • Proaktif. Self Love memberikan kita keberanian untuk mengambil inisiatif serta menetukan pilihan-pilihan, termasuk berpikir sebelum bereaksi terhadap sesuatu. Hal ini juga menyadarkan kita bahwa, kita tidak bisa mengendalikan segala hal di dunia ini.
  • Mindset Positif. Sel Love mengajarkan kita untuk selalu menyikapi segala yang terjadi dengan cara positif. Pikiran positif membuat kita merasa lebih tenang dan tidak mudah panik. Kita akan selalu optimis, dan lebih kuat menghadapi tantangan.

 


Karena Mencintai Diri Sendiri, Apakah Lantas Self Love itu Egois?

Nggak gitu juga, temans. Meski sama-sama mencintai diri sendiri, tapi Self Love itu berbeda dengan egois, lho. Egois adalah keinginan membahagiakan diri sendiri tanpa mempedulikan orang lain dan lingkungan sekitar. Ini berkebalikan dengan Self Love yang berusaha membahagiakan diri sendiri tapi tetap peduli pada orang lain. Berikut penjelasan dari Bunda Julie :

  • Give and Take. Self Love adalah sesuatu yang seimbang antara memberi dan menerima. Maksudnya kita tidak harus melulu memberikan perhatian pada orang lain. Sesekali boleh lho memperhatikan diri sendiri. Ini sih malah diharuskan. Bayangkan jika kamu hanya memberi tanpa menerima. Apa gak capek, tuh?
  • Bermanfaat. Pernah dengar gak ungkapan “jangan menjadi lilin. Menerangi orang lain tapi dirinya sendiri habis terbakar. Jadilah lentera yang menerangi orang lain tapi dirinya sendiri tetap utuh.” Begitulah kurang lebih perumpamaannya. Ada keseimbangan antara memberikan maanfaat pada orang lain tanpa mengurangi perhatian pada diri sendiri.
  • Happy People Can Do More. Ibarat kata, bagaimana kamu akan membahagiakan orang lain kalau kamu sendiri tidak bahagia. Orang yang bahagia akan merasa puas dengan dirinya sendiri. Dengan bagitu dia akan lebih bersemangat, produktif, dan peduli pada orang lain.

 

Menerapkan Self Love, Yuk!

Self Love adalah sebuah perjalanan seumur hidup. Ini akan melibatkan keunikan yang kita bawa sejak lahir dan juga pengalaman hidup. Karenanya tidak perlu membandingkan dirimu dengan orang lain.

Ada tiga langkah mudah yang diajarkan Bunda Artha di kelas online kemarin. Yuk, ikuti langkahnya!

  • Memahami diri sendiri. Kamu bisa melakukan perenungan dan mencoba mencari tahu tentang dirimu : Mengapa kamu merasa tidak berharga? Apa yang membuatmu sering merasa bersalah? Dan masih banyak pertanyaan lain yang bisa kamu ungkap tentang dirimu.
  • Mencoba menerima. Ketahui hal-hal yang membuatmu menyesali diri dan menolak keadaan : Fisikmu? Asal-usulmu? Pernahkah kamu merangkul, berterimakasih, dan memberikan komentar positif pada dirimu?
  • Menciptakan New Normal versimu. Buatlah daftar kebiasaan dan pikiran jelek yang ingin kamu ubah. Pikirkan pula caranya dan kapan kamu akan mulai melaksanakaannya.

Mungkin saat pertama melakukannya, kamu akan merasa aneh. Itu hal wajar karena kamu mulai mengubah kebiasaan yang sudah berjalan bertahun-tahun dengan hal baru yang lebih positif. Jangan menyerah dan tetap bertahan. Lama-kelamaan kamu akan terbiasa, kok.

Ada sedikit tips nih dari Bunda Julie saat kamu mulai melakukan perubahan. Ada step by setapnya …

  • Mulai dari hal kecil. Suatu perubahan akan lebih mudah jika dimulai dari hal yang kecil.
  • Lakukan selama seminggu. Anggap saja ini sebagai adaptasi dari kebiasaan lama ke baru.
  • Jika berhasil, tambahkan tantangannya. Perpanjang menjadi satu bulan, tiga bulan, dan seterusnya hingga lama-kelamaan kamu akan terbiasa.



Nah, menarik, bukan! Itu tadi sekilas tentang kelas Self Love bersama Bunda Artha Julie Nava yang aku ikuti di komunitas IIDN. Kalau kamu penasaran dengan ulasan lebih jauh, kamu bisa beli buku Semeleh karena pembahasan tentang Self Love ini adalah salah satu tema yang diulas di sana.

Untuk pemesanan, kamu langsung aja DM di Instagram Ibu Ibu Doyan Nulis. Kamu bukan hanya akan mendapatkan buku Semeleh saja, tapi juga ada bonus jurnal bersyukur juga. Cus! Pesan sebelum kehabisan!




~ Hana Aina ~

 

 

 

Baca juga, ya ...






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berbagi komentar ^^